Program Manajemen Berformat Sekolah — 5 Sesi

Empowering Management ProgramEMP

“Ingin menyerahkan, tapi belum bisa.”

Dari manajer yang mengerjakan sendiri,
menjadi manajer yang mencapai hasil melalui timnya.

FORMATTatap muka · Kawasan Industri KIIC
SESSIONS2 jam × 5 sesi
TARGETManajer & calon manajer
di perusahaan Jepang
SCHEDULEMulai 24 Nov 2026
Kuota 10 peserta
TUITIONRp 10.000.000per peserta, 5 sesi
Daftar Sekarang
Suasana pelatihan tatap muka Pengajar Winarto Abdullah
IN-PERSON 5 Sesi
Format Sekolah
SCROLL

“Lebih cepat kalau saya kerjakan sendiri.”

Kalimat ini sering kami dengar dari para manajer.
Dan dalam jangka pendek memang benar. Manajer yang berpengalaman sering kali menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan dengan kualitas lebih baik.

Namun bila pola ini terus berulang —

STATE 01

Pekerjaan menumpuk
di manajer

STATE 02

Anggota tim tidak
mendapat pengalaman

STATE 03

Anggota tim tidak berkembang

STATE 04

Manajer makin
menanggung sendiri

Lalu, apakah cukup dengan “serahkan saja semuanya”? Tentu tidak.
Delegasi bisa berakhir dengan membiarkan anggota tim berjalan sendiri tanpa pendampingan, atau di mata mereka terasa sekadar melempar pekerjaan.

Kuncinya adalah merancang delegasi itu sendiri
sebagai bagian dari manajemen
.

Issues Program ini cocok bila Anda
mengalami hal berikut

  • Pekerjaan menumpuk di tangan saya sendiri sebagai manajer
  • Saya belum berani menyerahkan pekerjaan kepada anggota tim
  • Saya masih lebih banyak bekerja sebagai pelaksana daripada sebagai manajer
  • Batas antara mendelegasikan dan melempar pekerjaan masih kabur
  • Saya cenderung mengatur terlalu detail
  • Anggota tim menunggu instruksi sebelum bergerak
  • Calon pemimpin berikutnya belum tumbuh di tim saya
Pekerjaan yang menumpuk pada manajer

▶ Ini bukan soal kemauan atau semangat.

Pada banyak kasus, penyebabnya adalah belum pernah mempelajari delegasi
secara sistematis sebagai keterampilan manajemen
.

Root Cause Persoalannya bukan sekadar
belum tahu cara mendelegasikan

Di balik kesulitan mendelegasikan, ada beberapa lapisan persoalan yang muncul bersamaan.
Itulah sebabnya pelatihan delegasi sekali jalan jarang mengubah perilaku di tempat kerja.

ROLEPeran

Manajer masih memandang dirinya sebagai orang yang harus menghasilkan sendiri

RELATIONSHIPHubungan

Kepercayaan dengan anggota tim belum terbangun cukup kuat

SKILLKeterampilan

Belum bisa merancang apa, sampai sejauh mana, dan bagaimana pekerjaan diserahkan

FOLLOW-UPPendampingan

Belum tahu cara mendampingi setelah pekerjaan diserahkan

MINDSETPsikologis

Ada rasa khawatir gagal dan rasa lebih tenang bila dikerjakan sendiri

Concept Dari mencapai hasil sendiri
menjadi mencapai hasil melalui orang lain

Manajer yang mencapai hasil melalui timnya
BEFORE Manajer sebagai
pelaksana

Perannya adalah menghasilkan kinerja tinggi seorang diri

➡
AFTER Manajer yang
menggerakkan orang

Menggali kemampuan setiap anggota dan memaksimalkan hasil tim melalui mereka

Mendelegasikan bukan berarti melepas pekerjaan begitu saja

Program ini tidak memperlakukan delegasi sebagai teknik semata. Kami mulai dari pergeseran peran manajer itu sendiri, lalu melatih enam hal berikut secara praktis dalam lima sesi.

  • Membangun kepercayaan dengan anggota tim
  • Menyerahkan pekerjaan yang tepat pada tingkat yang tepat
  • Mendelegasikan tanpa berubah menjadi melempar pekerjaan
  • Mendampingi dengan tepat setelah pekerjaan diserahkan
  • Mendorong anggota tim berpikir sendiri dan mengubah pengalaman menjadi pertumbuhan
  • Mengatasi hambatan psikologis yang membuat Anda tetap sulit mendelegasikan, meskipun sudah tahu caranya

Design Lima sesi untuk membentuk
manajer yang mampu mendelegasikan

STEP 1 Pergeseran peran

Pergeseran peran

STEP 2 Membangun kepercayaan

Membangun kepercayaan

STEP 3 Mendelegasikan

Mendelegasikan

STEP 4 Mengembangkan

Mengembangkan

STEP 5 Mengatasi hambatan psikologis

Mengatasi hambatan psikologis

Mulai langkah keluar dari pola manajer pelaksana,
dan siapkan pemimpin berikutnya di tim Anda

Daftar Sekarang

Program Isi Lima Sesi

Setiap sesi berlangsung 2 jam. Di antara sesi selalu ada praktik nyata di tempat kerja, dan hasilnya dibahas di awal sesi berikutnya.

Sesi 1

Memahami peran manajer
dan sikap sebagai pemimpin

Q. “Sebenarnya, apa yang dikerjakan seorang manajer?”

LEARNING POINTS
  • Perbedaan peran pelaksana dan manajer
  • Pergeseran dari menghasilkan sendiri menjadi menghasilkan melalui orang lain
  • Manajer tidak harus tahu segalanya melebihi anggota timnya
  • Menggali pengetahuan, pengalaman, dan pendapat anggota tim
  • Bukan hanya memberi instruksi, tetapi juga mengajukan pertanyaan
  • Kepemimpinan yang memadukan Respect dan Direction

Praktik di tempat kerja: menahan diri untuk tidak langsung memberi jawaban, dan menggali pendapat anggota tim. Sekaligus memilah pekerjaan saat ini menjadi pekerjaan yang memang tugas Anda dan pekerjaan yang seharusnya diserahkan.

Sesi 2

Menjaga orang — membangun hubungan yang memungkinkan delegasi

Q. “Apa yang dibutuhkan agar anggota tim terus mengeluarkan kemampuannya?”

LEARNING POINTS
  • Kepercayaan sebagai fondasi delegasi
  • Membaca kondisi anggota tim: motivasi, ketidakpuasan, kelelahan, rasa percaya diri
  • Perilaku manajemen yang merusak kepercayaan
  • Pengakuan, mendengarkan, dan dialog yang menumbuhkan kepercayaan
  • Mengubah rasa “saya diberi pekerjaan” menjadi “saya dipercaya”

Praktik di tempat kerja: memilih satu anggota tim yang nyata, memetakan kondisi, motivasi, dan hubungan Anda dengannya, lalu melakukan dialog untuk melatih manajemen yang mendengarkan.

Sesi 3

Mengembangkan orang (1) — menyerahkan pekerjaan dengan tepat

Q. “Bagaimana mendelegasikan tanpa melempar pekerjaan, dan tanpa mengatur terlalu detail?”

LEARNING POINTS
  • Tiga elemen delegasi: memberi makna, menetapkan standar, dan memberi sudut pandang
  • Menjelaskan mengapa pekerjaan ini diperlukan
  • Menetapkan apa yang dianggap sebagai hasil
  • Menunjukkan sampai sejauh mana anggota tim boleh memutuskan sendiri

Praktik di tempat kerja: memilih satu pekerjaan yang saat ini Anda pegang, merancang delegasinya, berlatih lewat role play, lalu benar-benar menyerahkannya kepada satu anggota tim.

Sesi 4

Mengembangkan orang (2) — pendampingan setelah delegasi

Q. “Bagaimana agar tidak melepas begitu saja, tetapi juga tidak ikut campur berlebihan?”

LEARNING POINTS
  • Umpan balik: apa yang sudah berjalan baik, dan di mana selisihnya dengan harapan
  • Saran: bukan memberi jawaban, melainkan memberi petunjuk untuk berpikir
  • Menarik pelajaran: mengubah pengalaman menjadi prinsip yang bisa dipakai lagi
  • Mendukung hasil dan pertumbuhan tanpa mengambil alih pekerjaan anggota tim

Praktik di tempat kerja: melakukan pendampingan nyata atas pekerjaan yang sudah diserahkan, sampai membahas mengapa hasilnya demikian dan apa langkah berikutnya.

Sesi 5

Mengembangkan orang (3) — mengatasi hambatan psikologis dalam delegasi

Q. “Sudah paham caranya, mengapa tetap sulit menyerahkan?”

LEARNING POINTS
  • Apa sebenarnya yang ada di balik rasa takut anggota tim gagal dan rasa lebih tenang bila dikerjakan sendiri
  • Memisahkan risiko bisnis yang nyata dari kekhawatiran pribadi
  • Merancang risiko delegasi: batas kesalahan yang dapat diterima, kapan harus berkonsultasi, kapan manajer turun tangan

Praktik di tempat kerja: menyusun rancangan risiko untuk departemen Anda, lalu menyerahkan satu pekerjaan yang selama ini belum bisa Anda delegasikan.

Laporan pelaksanaan dari kami

Setelah program berjalan, kami menyampaikan laporan ringkas kepada penanggung jawab perusahaan mengenai isi pelaksanaan dan keterlibatan peserta.
(Umumnya dalam bahasa Jepang, berupa laporan singkat atau pertemuan daring)

Delegation 3 Elements Kalimat “tolong kerjakan ini” saja
belum bisa disebut delegasi

Tiga hal berikut menentukan kualitas delegasi. Dengan memperjelas ketiganya,
delegasi Anda tidak menjadi lemparan pekerjaan, dan juga tidak menjadi instruksi yang terlalu rinci.

01

Memberi makna

Menyampaikan alasannya
  • Mengapa pekerjaan ini diperlukan
  • Siapa yang memperoleh manfaatnya
  • Mengapa pekerjaan ini diserahkan kepada Anda

02

Menetapkan standar

Memperjelas hasil yang diharapkan
  • Hasil, tenggat, dan kualitas
  • Batas kewenangan
  • Kondisi yang harus dikonsultasikan

03

Memberi sudut pandang

Memberi sudut pandang, bukan jawaban
  • Apa yang perlu dipertimbangkan
  • Apa yang perlu diprioritaskan
  • Dari sudut mana keputusan diambil

Follow-up Model Pengalaman saja
belum tentu membuat orang berkembang

Pendampingan setelah delegasi
1. Umpan balik

Apa yang sudah berjalan baik, dan di mana selisihnya dengan harapan — disampaikan berdasarkan fakta.

2. Saran

Bukan memberi jawaban, melainkan memberi petunjuk agar ia berpikir sendiri.

3. Menarik pelajaran

Merefleksikan pengalaman dan mengubahnya menjadi prinsip yang bisa dipakai lagi.

DESIGN THE WHOLE CHAIN

Pengalaman ➡ Refleksi ➡ Prinsip ➡ Penerapan

Dengan rangkaian ini, pengalaman berubah menjadi kemampuan.
Bila pekerjaan hanya selesai, kemampuan anggota tim tidak ikut tumbuh.

Risk Design Tidak semua kekhawatiran
adalah risiko yang nyata

Risiko yang terlihat dan kekhawatiran di bawahnya
REAL BUSINESS RISK

Risiko bisnis yang nyata

  • Hal yang benar-benar merugikan pelanggan, kualitas, atau tenggat
  • Keputusan yang tidak bisa ditarik kembali
  • Wilayah yang menyangkut hukum dan keselamatan
PSYCHOLOGICAL DISCOMFORT

Kekhawatiran pribadi manajer

  • Lebih cepat kalau saya kerjakan sendiri
  • Khawatir kualitasnya menurun
  • Ujungnya saya juga yang harus memperbaiki
  • Tidak nyaman bila tidak bisa saya kendalikan

Pada sesi terakhir, kita menyusun rancangan risiko

Setelah memisahkan keduanya, lima hal berikut ditetapkan sebelum pekerjaan diserahkan.

  • Batas kesalahan yang dapat diterima
  • Bagian yang tidak boleh didelegasikan
  • Kondisi yang harus dikonsultasikan
  • Titik pemeriksaan
  • Kondisi yang membuat manajer turun tangan

School Format Bukan sekadar mengikuti pelatihan,
melainkan berubah di tempat kerja

Program ini tidak berhenti pada lima kali tatap muka di kelas.
Di antara setiap sesi, peserta mempraktikkannya langsung kepada anggota timnya di tempat kerja.

Learn

Mempelajari cara pandang dan keterampilan baru di kelas

Practice

Mempraktikkannya kepada anggota tim yang nyata

Reflect

Membahas hasil praktik pada sesi berikutnya

Improve

Menyusun perbaikan lalu mempraktikkannya kembali

Sasaran setelah lima sesi bukanlah
manajer yang sekadar paham teori delegasi.

Melainkan manajer yang benar-benar menyerahkan pekerjaan, mendampinginya,
dan mengubahnya menjadi pertumbuhan anggota tim.

Session Structure Susunan Setiap Sesi

Susunan berikut berlaku untuk sesi berdurasi 2 jam.
Pada sesi tertentu durasi diperpanjang menjadi 2,5 jam untuk memperbanyak latihan dan role play.

20 menitMembahas praktik di tempat kerja sejak sesi lalu
20 menitStudi kasus dan perumusan masalah
30 menitTeori dan kerangka kerja
30 menitLatihan dengan kasus perusahaan dan tim peserta sendiri
15 menitRole play dan umpan balik antarpeserta
5 menitMenetapkan praktik yang dijalankan sampai sesi berikutnya

Before & After Kondisi yang Dituju Setelah Program

BEFORE

  • Menanggung pekerjaan sendiri
  • Memberi instruksi yang terlalu rinci
  • Makin penting pekerjaannya, makin dikerjakan sendiri
  • Merasa cemas begitu pekerjaan diserahkan
  • Anggota tim menunggu instruksi

AFTER

  • Mampu memilah pekerjaan yang dikerjakan sendiri dan yang diserahkan
  • Mendelegasikan sesuai kemampuan tiap anggota tim
  • Mampu menyampaikan alasan, standar, dan sudut pandang
  • Mampu mendampingi dengan tepat setelah delegasi
  • Mampu mendorong anggota tim berpikir sendiri
  • Mampu mengubah pengalaman menjadi pengembangan orang
  • Manajer punya waktu untuk pekerjaan yang lebih strategis
Orang yang bertumbuh

Mengembangkan orang dan mencapai hasil, keduanya berjalan bersama.
Itulah manajemen berbasis delegasi yang dibutuhkan manajer saat ini.

Target Siapa yang Cocok Mengikuti

  • Peserta
    Manajer dan setingkatnya di perusahaan Jepang di Indonesia yang saat ini memimpin anggota tim, serta calon manajer. Siapa pun yang memiliki anak buah atau junior dapat mengikuti program ini.
  • Satuan pendaftaran
    Kelas gabungan bersama peserta dari perusahaan lain. Pendaftaran dapat dilakukan mulai dari satu orang (kuota 10 peserta). Bertukar pengalaman dengan manajer dari perusahaan lain menjadi nilai tambah format ini.
  • Perbedaan pengalaman
    Perbedaan pengalaman antarpeserta kami pertimbangkan, antara lain dengan membagi kelompok diskusi.
  • Bidang usaha
    Terbuka untuk semua bidang: manufaktur, perdagangan, logistik, konstruksi, ritel, keuangan, IT, dan lainnya.
  • Bahasa pengantar
    Program dibawakan dalam Bahasa Indonesia.

Halaman dalam bahasa Jepang tersedia untuk penanggung jawab dari pihak Jepang.

日本語

Outline & Pricing Informasi Pelaksanaan & Biaya

  • 📌 Bentuk: Tatap muka (Ruang Rapat KIIC — Multi Function Room / Kawasan Industri KIIC, Karawang)
  • 📌 Periode: Selasa, 24 November 2026 – Selasa, 19 Januari 2027
  • 📌 Durasi: 2 jam per sesi × 5 sesi (berkelanjutan)
  • 📌 Kuota: 10 peserta (kelas gabungan antarperusahaan)
  • 📌 Satuan pendaftaran: mulai dari satu orang
  • 📌 Peserta: Manajer dan calon manajer di perusahaan Jepang di Indonesia
  • 📌 Bahasa pengantar: Bahasa Indonesia
  • 📌 Biaya: Rp 10.000.000 (per peserta, 5 sesi)
  • 📌 Batas pendaftaran: Selasa, 10 November 2026
  • 📌 Kehadiran: Pada prinsipnya, peserta wajib hadir pada seluruh lima sesi.

Jadwal Lima Sesi

Sesi 1Selasa, 24 November 2026 · 13.00–15.00
Sesi 2Selasa, 8 Desember 2026 · 13.00–15.00
Sesi 3Selasa, 22 Desember 2026 · 13.00–15.00
Sesi 4Kamis, 7 Januari 2027 · 13.00–15.00
Sesi 5Selasa, 19 Januari 2027 · 13.00–15.00

Seluruh waktu mengikuti Waktu Indonesia Barat (WIB). Kelima sesi berlangsung di Ruang Rapat KIIC — Multi Function Room (Kawasan Industri KIIC, Karawang).
Pembayaran dilakukan melalui transfer bank dalam Rupiah (IDR) ke PT WILLSEED PARTNERS INDONESIA. Biaya transfer menjadi tanggungan perusahaan pendaftar. Perlakuan PPN dan PPh akan kami cantumkan secara jelas pada invoice.
Untuk pelaksanaan di kawasan industri lainnya, silakan lihat halaman Kawasan Industri MM2100.

Pendaftaran dibuka

Silakan lanjutkan ke formulir pendaftaran melalui tombol di bawah ini. Pendaftaran dapat dilakukan mulai dari satu orang.

Daftar Sekarang

Instructor Pengajar

Pengajar Winarto Abdullah

Winarto Abdullah

Facilitator, WS PARTNERS PTE LTD

Fasilitator yang telah menyusun dan membawakan banyak program pengembangan manajer lokal, terutama di perusahaan Jepang di Indonesia. Kekuatannya adalah menerjemahkan standar manajemen yang diharapkan perusahaan Jepang ke dalam kenyataan tempat kerja di Indonesia.

Ia menangani Management Development Program (MDP) secara berkelanjutan di antaranya di Yanmar Indonesia dan Sugity Creatives, dengan peserta mulai dari pemimpin lapangan hingga jajaran pimpinan puncak.

Saat ini ia menangani pendidikan manajemen bagi manajer dan calon manajer Indonesia di WS PARTNERS.

Company Tentang Kami

Jakarta

PT WILLSEED PARTNERS INDONESIA

PT WILLSEED PARTNERS INDONESIA adalah mitra strategis yang memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan organisasi di Indonesia, serta memperkuat peran tenaga kerja lokal dalam manajemen perusahaan.

Alamat: Flow Office Space, MidPlaza 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 10-11, Karet Tengsin Tanah Abang, Jakarta Pusat 10220
Telepon: +62 823-2122-8694
Berdiri: 1 April 2026
Direktur: Kazuki Sakurai

WS PARTNERS PTE LTD

Misi WS PARTNERS
WS PARTNERS berkontribusi pada bisnis global perusahaan Jepang melalui pengembangan sumber daya manusia lokal, adaptasi staf ekspatriat, dan penyelesaian persoalan organisasi dan SDM di anak perusahaan Jepang di kawasan ASEAN.

Nama perusahaan: WS PARTNERS PTE LTD
Alamat: 1 MARINA BOULEVARD, #20-00, ONE MARINA BOULEVARD, SINGAPORE 018989
Telepon: +65 6978 4066
Berdiri: 1 Desember 2015
Web: https://www.ws-partners.com.sg/
Pemegang saham: WILLSEED Co., Ltd. / CL HOLDINGS PTE LTD
Managing Director: Kenta Kato
Bidang usaha: Konsultasi dan layanan pendidikan bagi anak perusahaan Jepang dan grup usaha luar negeri di kawasan ASEAN

FAQ Tanya Jawab

Q Apa bedanya dengan pelatihan delegasi sekali jalan?
Perbedaan terbesarnya adalah format sekolah: di antara setiap sesi selalu ada praktik nyata di tempat kerja, dan hasilnya dibahas di awal sesi berikutnya. Siklus praktik dan refleksi dengan anggota tim yang nyata diulang lima kali, agar peserta tidak berhenti pada pemahaman teori.
Q Apakah ada kelas pengganti bila berhalangan hadir?
Kelas pengganti tidak tersedia. Karena setiap sesi dimulai dari pembahasan praktik sesi sebelumnya, pada prinsipnya peserta wajib hadir pada seluruh lima sesi.
Q Siapa saja yang bisa mengikuti program ini?
Terbuka untuk semua bidang dan jenis pekerjaan, selama peserta perlu memimpin anggota tim. Program ini cocok untuk manajer aktif maupun calon manajer berikutnya.
Q Seberapa berat tugas praktik di tempat kerja?
Program ini tidak menambah pekerjaan baru. Peserta memilih pekerjaan yang sudah ada di tangannya, lalu mengubah cara menyerahkan dan mendampinginya kepada anggota tim yang nyata. Praktiknya dirancang agar dapat dijalankan dalam pekerjaan sehari-hari.
Q Di mana lokasinya dan apa yang perlu dibawa?
Kelima sesi berlangsung tatap muka di Ruang Rapat KIIC — Multi Function Room (Kawasan Industri KIIC, Karawang). · Cukup membawa alat tulis. Materi kami bagikan di lokasi. · Karena ada praktik di antara sesi, mohon siapkan satu anggota tim nyata sebagai sasaran praktik. · Kami sarankan atasan menyampaikan lebih dahulu maksud, harapan, dan prioritas keikutsertaan kepada peserta.
Q Apakah jadwalnya sudah pasti?
Sudah pasti. Lima sesi berlangsung pada 24 November, 8 Desember, 22 Desember 2026, serta 7 Januari dan 19 Januari 2027, seluruhnya pukul 13.00–15.00 WIB. Batas pendaftaran adalah 10 November 2026. Pendaftaran dibuka melalui tombol “Daftar Sekarang” di halaman ini.
Q Bisakah program ini diselenggarakan khusus untuk satu perusahaan?
Bisa. Kami juga menerima permintaan penyelenggaraan khusus untuk satu perusahaan. Silakan hubungi kontak di bawah ini.
Q Ke mana saya bisa bertanya lebih lanjut?
Silakan hubungi kami melalui email. Kontak: support@ws-partners.com.sg

Our Goal Mendelegasikan bukan berarti
melepas pekerjaan begitu saja

Mencapai hasil
melalui orang lain
+
Mengembangkan orang

Dari keunggulan sebagai pelaksana,
menuju keunggulan sebagai manajer yang menggerakkan orang.

Policy Kebijakan Pembatalan

(Gulir untuk membaca selengkapnya)

* "Hari pelaksanaan" dalam ketentuan ini adalah tanggal sesi pertama (24 November 2026).

(1) Pendaftaran untuk satu peserta
Tidak hadir tanpa pemberitahuan: 100% dari biaya
Pembatalan pada hari pelaksanaan hingga 1 hari sebelumnya: 100% dari biaya
Pembatalan 2–9 hari sebelum pelaksanaan: 50% dari biaya
Pembatalan sebelum itu: tanpa biaya

(2) Pendaftaran untuk beberapa peserta dari perusahaan yang sama (termasuk bila formulir dikirim terpisah per peserta)
Bila jumlah peserta yang didaftarkan sebagai grup berkurang, biaya pembatalan dikenakan atas jumlah yang berkurang.
Tidak hadir tanpa pemberitahuan: 100% dari biaya
Pembatalan pada hari pelaksanaan hingga 9 hari sebelumnya: 100% dari biaya
Pembatalan sebelum itu: tanpa biaya

Ketentuan bersama untuk (1) dan (2)
Bila keikutsertaan dihentikan atas kehendak perusahaan peserta setelah mengikuti sesi pertama, biaya tidak dikembalikan.

(3) Pembatalan otomatis bila pembayaran belum diterima
Biaya mohon ditransfer dalam 10 hari sejak kami mengonfirmasi pendaftaran. Bila pembayaran belum diterima sampai batas tersebut, pendaftaran kami perlakukan sebagai dibatalkan. Dalam hal ini, biaya pembatalan sesuai ketentuan (1) dan (2) akan ditagihkan kepada perusahaan pendaftar.
Biaya transfer bank ditanggung oleh perusahaan pendaftar.

(4) Pembatalan program oleh pihak kami
Bila kami membatalkan program, kecuali karena keadaan yang tidak dapat dihindari seperti bencana atau pengajar sakit mendadak, pada prinsipnya kami memberi tahu paling lambat 7 hari sebelum pelaksanaan. Biaya untuk sesi yang dibatalkan kami kembalikan sepenuhnya.

(5) Penundaan karena bencana atau pengajar sakit
Bila terjadi bencana atau pengajar sakit mendadak, kami dapat mendiskusikan penundaan sesi selama satu minggu. Bila peserta tidak dapat mengikuti jadwal pengganti, biaya untuk sesi tersebut akan dikembalikan.

Contact Informasi Pelaksanaan & Kontak

Pendaftaran dibuka

Silakan lanjutkan ke formulir pendaftaran melalui tombol di bawah ini. Bila formulir tidak dapat dibuka, Anda juga dapat menggunakan tombol “Daftar via Email” di bagian bawah halaman ini.

Daftar Sekarang

Kontak

Bila ada pertanyaan atau Anda membutuhkan penjelasan lebih rinci, jangan ragu menghubungi kami. Sesi tanya jawab secara daring juga dapat kami sediakan.

Kontak: support@ws-partners.com.sg

Telepon: +62 823-2122-8694 (Senin–Jumat 09.00–18.00 WIB)

  • Pertanyaan mengenai isi program: Hia (Bahasa Jepang / Inggris)
  • Pertanyaan administrasi seperti ketersediaan kuota dan penagihan: Kantaya (Bahasa Jepang / Inggris)

Kami juga menerima permintaan penyelenggaraan khusus untuk satu perusahaan.

Daftar via Email